Ini adalah catatan hasil riset yang telah kami lakukan dan kami kembangkan dalam beberapa bulan terakhir. Terhitung sejak Juli 2025 hingga Januari 2026 Di pasar tradisional Rajagaluh - Majalengka. Hasil riset ini diharapkan bisa menjadi panduan dalam menjalankan bisnis penjualan jamur tiram putih di pasar tradisional

 

1. Informasi Kapasitas

Daya serapan Jamur tiram putih di pasar ini sebesar :

 Ini adalah jumlah dari semua pedagang jamur tiram yang di suplai oleh suplier langsung (bukan titipan dari pedagang lain di pasar)

Dan detail pusat suplier :

 

2. Ritme Ketersediaan Stok, Resiko dan Penanganan Kami

     Dalam bisnis jamur tiram, kita pasti selalu menemukan adanya kelangkaan stok dan kelebihan stok di hari hari tertentu, maka dari itu kami akan jelaskan serta ilustrasikan ritme, resiko, dan antisipasi saat kita dipertemukan dengan situasi tersebut. 

a. Banjir Barang 

    Biasanya, tanda tanda stok akan naik (Panen raya) ditandai dengan semakin menurunnya ketersediaan stok selama 2-3 hari. dan di hari ke-4 biasanya akan terjadi kelebihan stok yang cukup massive. Jika di satu pasar terdapat lebih dari satu penyuplai, biasanya situasi penjualan pasar akan chaos, dan pedagang yang tidak bisa adapatasi dengan situasi biasanya akan mengalami penurunan angka penjualan yang cukup siginifikan.

    Saat stok overload kami biasanya menurunkan harga jual untuk membantu pedagang menjual stok dengan harga yang lebih murah agar pelanggan bisa mempertimbangkan kemana mereka akan membeli barang, tapi ini adalah opsi ke 2, opsi pertama adalah penekanan angka distribusi agar meminimalisir resiko mitra dalam berjualan.

     Kondisi ini biasanya bertahan selama 1-2 Hari.

b. Kelangkaan Barang 

     Biasanya ditandai setelah banjir barang selesai, ketika angka panen membludak dalam 1 hingga 2 hari, maka dihari selanjutnya akan dihadapkan dengan kelangkaan barang. bisanya ketersediaan stok akan jatuh hingga 50% dari angka normal.

    Di momen inilah waktu terbaik untuk meningkatkan penjualan dan meraih pelanggan baru. Namun saat ketersediaan stok dari semua penyuplai menurun, akan terjadi kelangkaan barang dan kenaikan harga yang signifikan. Bahkan dampak terburuknya adalah beberapa pelanggan berhenti menjual produk jamur tiram putih.

    Kami mengantisipasi hal tersebut dengan mengimbangi ketersediaan stok saat pesaing mengalami penurunan angka distribusi. Ini akan menjaga daya serapan dan kenaikan harga karna kelangkaan stok di satu pasar.

 Dari dua momen tersebut, mitra bisa memanfaatkan situasi saat ketersediaan stok pesain menurun untuk menambah jumlah penjualan. dan Menyimpan sisa barang saat ketersediaan stok membludak untuk mengantisipasi kelangkaan barang.

 

Ini adalah hasil penelitian dari perjalanan kami bersama mitra di pasar tradisional dari waktu ke waktu. Situasi mungkin berbeda pada bulan bulan tertentu seperti ramadhan, idul fitri, idul adha dan momen besar lainnya.

 

Tunggu peneletian kami di pasar anda, 

Panti Jamur Indonesia